10 Tanda-Tanda Kehamilan yang Wajib Diketahui, Hamil atau Tidak ya?


Calon ibu mana sih di dunia ini yang tidak akan senang saat dirinya sedang hamil? Tentu saja setiap calon ibu akan merasa sangat senang dengan momen kehamilan tersebut. Tak hanya para calon ibu saja, para calon ayah juga tentunya akan ikut merasakan kebahagiaan itu. Bahkan, sahabat dan kerabatnya pun tak luput dari momen kebahagiaan tersebut. Berbicara soal kehamilan, pastinya ada beberapa hal yang harus kita persiapkan untuk menyambut kelahiran calon si buah hati. Oleh karena itu, kita harus mengetahui tentang cara menghitung usia kehamilan. Nah, untuk mengetahui tentang cara menghitung usia kehamilan tersebut, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasanya di bawah ini :

1. Cara Menghitung Usia Kehamilan Melalui Metode Kalender

Menghitung usia kehamilan dengan metode kalender ini merupakan cara yang paling simple, yang bahkan orang awam sekali pun tidak akan mengalami kesulitan. Melalui metode tersebut, anda tidak hanya dapat menghitung usia kehamilan saja, melainkan juga bisa menghitung hari perkiraan lahir (HPL). Mengenai cara kerjanya, disini anda hanya cukup mengetahui hari pertama haid terakhir (HPHT) untuk bisa menghitung usia kehamilannya. Apabila siklus haid anda teratur (per 28 – 30 hari), maka contoh perhitungannya sebagai berikut :

(Tanggal HPHT + 7), (bulan pada saat haid terakhir), (tahun pada saat haid terakhir + 1). Misalkan saja anda terakhir kali menstruasi pada 18 November 2017, maka seperti inilah cara menghitungnya => (18 + 7), (11 – 3), (2017 + 1) = 25, 8, 2018. Itu artinya, hari perkiraan lahir (HPL) anda adalah tanggal 25 Agustus 2018. Dengan hasil HPL tersebut, maka anda dapat menghitung usia kehamilan per tanggal 25. Misalkan saja pada tanggal 25 Desember 2017, maka usia kehamilan anda adalah 6 minggu atau 1 bulan, dan seterusnya.

Apabila HPHT anda terjadi pada bulan yang tidak bisa dikurangi angka 3 (Januari – Maret), maka bulan cukup dengan menambah 9, namun tahunnya masih tetap. Misalkan saja anda terakhir kali menstruasi pada tanggal 6 Februari 2018, maka perhitungannya sebagai berikut => (6 + 7), (2 + 9), (2018) = 13, 11, 2018. Itu artinya, HPL anda adalah tanggal 13 November 2018.

2. Cara Menghitung Usia Kehamilan Melalui Metode USG

Jika anda ingin lebih mudah dan lebih akurat dalam menghitung usia kehamilan, maka metode USG inilah jawabannya. Ya, pemeriksaan USG ini dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu USG transvaginal dan USG transabdominal. Melalui USG transvaginal, biasanya akan dilakukan pada awal kehamilan melalui jalan lahir untuk memastikan keberadaan kantung janin serta lokasi janin, hingga memeriksa kondisi janin (ditakutkan ada kelainan).

Berbeda dengan USG transabdominal yang akan dilakukan melalui dinding perut, yang dimulai ketika usia kandungan sudah mencapai 12 minggu ke atas atau 3 bulan. Agar mendapatkan hasil perhitungan yang akurat, maka kehamilan baru dapat dideteksi lewat USG jika usia kehamilan sudah mencapai 4 minggu. Akan tetapi, dokter kandungan baru bisa memastikan benar-benar hamilnya saat usia kandungan sudah mencapai 4 minggu keatas.

Bagaimana, cukup mudah dan simple bukan? Nah, seperti itulah cara menghitung usia kehamilan dengan akurat, yang tentu saja wajib kalian coba. Tak hanya itu saja, anda juga jangan sampai lupa untuk selalu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *